ISTRI ADALAH PENGUNDANG REZEKI SUAMI
Suatu hari adakalahnya ibu,ayah dan anaknya bercerita.
Ayah seorang pengusaha tapi dia tidak menghasilkan rezeki yang cukup buat keluarganya.
Namun disela-sela lain sang istri meminta agar sang ayah untuk bekerja lebih keras lagi bukan berarti keras* menghasilkan banyak modal untung dll.
Tapi suaminyapun membantah permintaan istri, Tutur suami berkata " Aku ini sudah bekerja sudah mencoba berusaha semaksimal mungkin tapi hasilku cuma segini, apa sih yang kurang aku nafkahi kekamu, namun sang istri menjawab.
Tutur Istri berkata" aku minta ayah berusaha tidak mintak hasil yang gede yang besar baik bisa mencukupi segalanya tapi cuma minta ayah bisa berusaha semaksimal mungkin, lalu istri setelah berucap sambil mengambil anaknya dan dibawa keluar dari rumah, sang ayahpun "bertanya mau kemana kamu"
Lalu istri pun menjawab mau keluar dari sini supaya tidak bisa melihatmu kembali tutur sang istri.
Lalu dikala senja mulai menurun sang ayah pun keluar dari rumah guna mencari rezeki melihat-lihat kondisi disekitarnya.
Setelah lama kemudian ayahpun mencari tempat yang sering ramai dikunjungi yaitu tempat "people alms religion"
Tempatnya orang bersedekah
Dikatakan pula tempat wisata religi orang bersedekah.
Namun setelahnya itu sang ayahpun langsung mendatangi tempat people alms tadi yang sudah digambar atau direncanakan awal sebelumnya.
Mulai melangkah kaki-kekaki dan detik kemenit akhirnya sang ayahpun tiba ditempat people alms, dan mulailah membuka pintu, dan setelah membuka pintu, pintunya pun ada tulisan forgive there is anoucement job vacancy yang artinya ada info lowongan pekerjaan dan infonya pun langsung tertera "MEMBUTUHKAN SECURITY "
Lau tidak lama kemudian sang ayahpun langsung bergegas keruangan kantor dan menuju tempat penerimaan shodakqoh atau infaq.
Dan sang ayahpun langsung mengeluarkan senjata tajam dan langsung ditodongkan kepada yang jaga meneriamaan infaq/shodaqoh tadi, tidak lama kemudian sang ayah berkata " keluarkan uang yang kamu peroleh dalam sehari ini, lalu yang menjaga meneriamaan infaq tadi berkata istigfar pak istigfar pak, dan sang ayah pun bergegas sambil mengucap keras dan diulang-ulangi keluarkan yang kamu peroleh dalam sehari ini, lalu oleh bagian penerimaan tadi, langsung membuka meja tempat untuk penyimpaan uang, dan langsung dikeluarkan map yang berwarna cokelat.
Lalu sang ayah sebelum membawa keluar menayai dulu ,ini uang dari mana?
Tutur penjaga uang tadi bilang itu dari bpk yang biasanya kerja dipasar yang biasanya angkat-angkat barang dan halnya dalam sehari cuma bisa menghasilkan 5 rb, lalu sang ayah berfikir kembali dan sambil mengembalikan uang tadi, dan sang ayah memberontak lagi "keluarkan sedekah yang bukan dari orang kecil, ada yang dari pejabat besar itu keluarkan.
Lalu dikeluarkan lagi dari map putih, dan sang ayah bertanya ini dari mana?
Dan pengawai infaq tadi menjawab itu dari ibuk yang sudah tua biasanya kerjanya cuci baju anak pondok yang penghasilnya kurang lebih dari bpk tadi cuma 5 rb.
Dan sang ayahpun berfikir kembali dan menanyakan kembali keluarkan lagi yang dari orang-orang kaya cepet"
Sambil menodongkan senjata tajam tadi keluarlan lagi.
Lalu pengawai tadi atau penjaga infaq tadi mengeluarkan sebotol atau setoples koin yang isinya cuma uang 100 Rp sampai 500 Rp dan pengawai tadi melanjutkan ceritanya ini dari anak kecil,
Lalu anak kecilnyapun bercerita ke pengawainya, ini uang dari ayah tapi ayahku dirumah dan ditingal keluar oleh ibuku doakan yah semoga ayahku dapat pekerjaan yang halal dan rezeki yang banayak dan semoga bisa halalan toyibah, lalu pengawai tadi setelah mendegar anak kecil bercerita dia sambil bilang amin dan pengawainya dia smapai menonjolkan muka yang kelihatan sedih setelah mendegar anak kecil tadi yang mau shodaqoh dan mau bercerita lagi..
Setelah itu sang ayahpun teringat bahwa yang mengasih koin tadi uang dari anaknya,
Lalu sang ayah langsung menurunkan senjata tajam/pisau ke meja pengawai infaq tadi dan dan sang ayahpu sambil berbicara ini alatku aku beli seharga 100 Rp dengan uangku yang paling terakhir
Ini tolong kamu ambil dan simpan.
Lalu sang pengawai tadi tidak mau menerima ini pak senjatanya ambil lagi aku tidak mau menyimpanya.
Lalu sang ayah kembali berkata tidak itu kamu ambil saja aku merasa kurang bersyukur dan aku tidak mau mengulangi kejadian ini kembali dan aku mau mencari rezeki yang halal tutur sang ayah dan setelah berkata sang ayahpun mau keluar dari kantor menuju pintu keluar lalu oleh si pengawai ini pak dari saya aku kasih terus sang ayah pun menjawab tidak, maafkan saya, saya bener-bener mau cari jalan lain dan semoga bisa jadi pengusaha yang diridhohi oleh swt.
Tutur sang ayah red//.
Bekerjalah mulai usia dini sebelum datang kegelisahan diusia matang, dan beribadahlah setekun setiap waktu, agar hidayah alloh mengikuti setiap saat.
Suatu hari adakalahnya ibu,ayah dan anaknya bercerita.
Ayah seorang pengusaha tapi dia tidak menghasilkan rezeki yang cukup buat keluarganya.
Namun disela-sela lain sang istri meminta agar sang ayah untuk bekerja lebih keras lagi bukan berarti keras* menghasilkan banyak modal untung dll.
Tapi suaminyapun membantah permintaan istri, Tutur suami berkata " Aku ini sudah bekerja sudah mencoba berusaha semaksimal mungkin tapi hasilku cuma segini, apa sih yang kurang aku nafkahi kekamu, namun sang istri menjawab.
Tutur Istri berkata" aku minta ayah berusaha tidak mintak hasil yang gede yang besar baik bisa mencukupi segalanya tapi cuma minta ayah bisa berusaha semaksimal mungkin, lalu istri setelah berucap sambil mengambil anaknya dan dibawa keluar dari rumah, sang ayahpun "bertanya mau kemana kamu"
Lalu istri pun menjawab mau keluar dari sini supaya tidak bisa melihatmu kembali tutur sang istri.
Lalu dikala senja mulai menurun sang ayah pun keluar dari rumah guna mencari rezeki melihat-lihat kondisi disekitarnya.
Setelah lama kemudian ayahpun mencari tempat yang sering ramai dikunjungi yaitu tempat "people alms religion"
Tempatnya orang bersedekah
Dikatakan pula tempat wisata religi orang bersedekah.
Namun setelahnya itu sang ayahpun langsung mendatangi tempat people alms tadi yang sudah digambar atau direncanakan awal sebelumnya.
Mulai melangkah kaki-kekaki dan detik kemenit akhirnya sang ayahpun tiba ditempat people alms, dan mulailah membuka pintu, dan setelah membuka pintu, pintunya pun ada tulisan forgive there is anoucement job vacancy yang artinya ada info lowongan pekerjaan dan infonya pun langsung tertera "MEMBUTUHKAN SECURITY "
Lau tidak lama kemudian sang ayahpun langsung bergegas keruangan kantor dan menuju tempat penerimaan shodakqoh atau infaq.
Dan sang ayahpun langsung mengeluarkan senjata tajam dan langsung ditodongkan kepada yang jaga meneriamaan infaq/shodaqoh tadi, tidak lama kemudian sang ayah berkata " keluarkan uang yang kamu peroleh dalam sehari ini, lalu yang menjaga meneriamaan infaq tadi berkata istigfar pak istigfar pak, dan sang ayah pun bergegas sambil mengucap keras dan diulang-ulangi keluarkan yang kamu peroleh dalam sehari ini, lalu oleh bagian penerimaan tadi, langsung membuka meja tempat untuk penyimpaan uang, dan langsung dikeluarkan map yang berwarna cokelat.
Lalu sang ayah sebelum membawa keluar menayai dulu ,ini uang dari mana?
Tutur penjaga uang tadi bilang itu dari bpk yang biasanya kerja dipasar yang biasanya angkat-angkat barang dan halnya dalam sehari cuma bisa menghasilkan 5 rb, lalu sang ayah berfikir kembali dan sambil mengembalikan uang tadi, dan sang ayah memberontak lagi "keluarkan sedekah yang bukan dari orang kecil, ada yang dari pejabat besar itu keluarkan.
Lalu dikeluarkan lagi dari map putih, dan sang ayah bertanya ini dari mana?
Dan pengawai infaq tadi menjawab itu dari ibuk yang sudah tua biasanya kerjanya cuci baju anak pondok yang penghasilnya kurang lebih dari bpk tadi cuma 5 rb.
Dan sang ayahpun berfikir kembali dan menanyakan kembali keluarkan lagi yang dari orang-orang kaya cepet"
Sambil menodongkan senjata tajam tadi keluarlan lagi.
Lalu pengawai tadi atau penjaga infaq tadi mengeluarkan sebotol atau setoples koin yang isinya cuma uang 100 Rp sampai 500 Rp dan pengawai tadi melanjutkan ceritanya ini dari anak kecil,
Lalu anak kecilnyapun bercerita ke pengawainya, ini uang dari ayah tapi ayahku dirumah dan ditingal keluar oleh ibuku doakan yah semoga ayahku dapat pekerjaan yang halal dan rezeki yang banayak dan semoga bisa halalan toyibah, lalu pengawai tadi setelah mendegar anak kecil bercerita dia sambil bilang amin dan pengawainya dia smapai menonjolkan muka yang kelihatan sedih setelah mendegar anak kecil tadi yang mau shodaqoh dan mau bercerita lagi..
Setelah itu sang ayahpun teringat bahwa yang mengasih koin tadi uang dari anaknya,
Lalu sang ayah langsung menurunkan senjata tajam/pisau ke meja pengawai infaq tadi dan dan sang ayahpu sambil berbicara ini alatku aku beli seharga 100 Rp dengan uangku yang paling terakhir
Ini tolong kamu ambil dan simpan.
Lalu sang pengawai tadi tidak mau menerima ini pak senjatanya ambil lagi aku tidak mau menyimpanya.
Lalu sang ayah kembali berkata tidak itu kamu ambil saja aku merasa kurang bersyukur dan aku tidak mau mengulangi kejadian ini kembali dan aku mau mencari rezeki yang halal tutur sang ayah dan setelah berkata sang ayahpun mau keluar dari kantor menuju pintu keluar lalu oleh si pengawai ini pak dari saya aku kasih terus sang ayah pun menjawab tidak, maafkan saya, saya bener-bener mau cari jalan lain dan semoga bisa jadi pengusaha yang diridhohi oleh swt.
Tutur sang ayah red//.
Bekerjalah mulai usia dini sebelum datang kegelisahan diusia matang, dan beribadahlah setekun setiap waktu, agar hidayah alloh mengikuti setiap saat.
![]() |
| UMAR BIN KHATAB R.A |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar